Nissan Jepang Menghentikan Penjualan Mobil Listrik Sakura EV

Nissan Sakura EV

Nissan Motor Co mengkonfirmasi kepada pers media Reuters bahwa mereka menghentikan pesanan baru pada mobil listrik yang baru-baru ini diluncurkan “Nissan Sakura”.

Penghentian pesanan baru itu untuk sementara waktu, dikarenakan periode pengirimannya yang lama yaitu sekitar satu tahun bahkan lebih, menurut juru bicara Nissan, Kamis 3 November 2022.

Produsen mobil Jepang itu berhenti menerima pesanan mobil listrik Sakura pada akhir bulan. Hal tersebut juga berimbas kepada penangguhan halaman di situs webinya pada hari selasa dan belum jelas kapan akan kembali menerima pesanan mobil listriknya.

Menurut Nissan, Model mobil hybrid lebih populer untuk pasarnya dari pada EV. Namun Nissan berharap untuk menarik lebih banyak pelanggan Jepang ke mobil listrik dengan menawarkan model mikro harga murah seperti Sakura ini.

Selain mobil listrik Nissan Sakura, mobil crossover Nissan X-Trail juga mengalami nasib dan alasan yang sama.Penangguhan itu hanya berlaku untuk pasar domestik (Jepang).

Nissan Jepang Menghentikan Penjualan Mobil Listrik Sakura EV

Alasan lebih detailnya, pesanan yang tinggi namun tidak didukung dengan stok chip semikonduktor global, yang telah menimbulkan ketidakpastian atas rencana produksi untuk tahun fiskal berikutnya, telah menyebabkan periode pengiriman yang berkepanjangan satu tahun atau lebih, juru bicara itu menambahkan.

Nissan Jepang meluncurkan Sakura EV ringan pertama yang dikembangkan bersama dengan mitra aliansinya Mitsubishi Motors Corp, pada bulan Mei dan mengatakan pada bulan Juli telah menarik pesanan 23.000 unit, melebihi jumlah total mobil listrik baterai yang dijual oleh semua perusahaan di Jepang tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *