oleh

Minat Besar Pada Obligasi Hijau (Green Bonds) Pertama Scania

-Perusahaan-32 views

Tanggal 15 Januari 2021 lalu, Scania menerbitkan obligasi hijau pertamanya. Ada sekitar 30 bank Nordic, perusahaan asuransi dan pengelola dana pensiun berpartisipasi didalamnya. Penawaran tersebut dikarenakan Scania telah meningkatkan pinjaman sejumlah SEK 1.25 miliar (sekitar 2,1 triliun rupiah) dengan jatuh tempo 4 tahun untuk investasi perusahaan yang akan dikonversi ke produksi kendaraan listrik.

Pada akhir tahun 2020, Scania sebagai produksen kendaraan komersil murni pertama, telah menerima persetujuan untuk rangka kerja perusahaan dalam menerbitkan obligasi hijau (green bonds).

Chief Financial Officer Scania Johan Haeggman mengatakan :

“Minat yang besar pada obligasi hijau kami menegaskan kesediaan komunitas keuangan untuk masuk ke dalam kemitaran yang deiperlukan untuk menghilangkan ketergantungan fosil di dunia. Pada saat yang sama, hal ini juga menegaskan kepercayaan komunitas keuangan dalam pekerjaan kami, untuk mendorong transisi ke sistem transportasi yang berkelanjutan”

The Green Bond Framework adalah dasar untuk mengindentifikasi, memilih, memverifikasi dan melaporkan proyek-proyek yang sudah memenuhi syarat untuk didanai dengan hasil obligasi hijau. CICERO Shades of Green dari Norwegia yang sudah mapan telah menilai kerangka kerja “dark green”, yang akan dialokasikan untuk proyek dan solusi yang sesuai dengan visi jangka panjang dari masa depan yang rendah emisi karbon dan tahan terhadap iklim.

Scania berambisi menetapkan tujuan pengurangan karbon seperti yang ditanggung oleh inisiatif Science Based Target. Yang termasuk mulai tahun 2015 mengurangi separuh emisi karbon dari operasinya sendiri di tahun 2025 serta mencapai pengurangan emisi CO2 sebesar 20 Persen dari bus, truk dan mesin ketika digunakan, yang merupakan lebih dari 95 persen dari dampak lingkungan Scania. Pihaknya mencapai target tahun 2020 untuk mengalihkan semua dari sepuluh fasilitas produksi utama di seluruh dunia ke listrik bebas fosil.

Hasil dari obligasi hijau Scania secara eksklusif disalurkan ke proyek-proyek yang akan berdampak besar dalam mengurangi emisi CO2. Mungkin termasuk meningkatkan kinerja bus dan truk berat listrik, sistem transportasi umum berbasis e-bus dan membangun infrastruktur pengisian yang efisien untuk truk dan bus listrik.

Sesuai dengan Prinsip Obligasi Hijau, dana akan dikelola dalam rekening terpisah dan alokasinya dilaporkan secara transparan dengan simpanan karbon yang diperoleh.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed