CATL Akan Produksi Masal Baterai Sodium-ion Tahun 2023

baterai sodium-ion CATL

Pada tahun 2023, perusahaan CATL (Contemporary Amperex Technology Co. Ltd.) berencana untuk mulai produksi baterai sodium-ion secara massal.

CATL sudah mempersiapkan rantai pasokan besar untuk baterai dan sudah memasuki negosiasi dengan beberapa pembuat mobil tentang penggunaan produknya. Baterai Sodium-ion ini sudah dikomersialkan pada sepeda listrik dan penyimpanan energi.

Sodium adalah 2,3% dari kerak bumi, yang 1000 kali lipat lebih berlimpah dibandingkan dengan Lithium.

Sebagai perusahaan baterai terbesar di dunia, CATL adalah pemasuk baterai utama untuk perusahaan mobil listrik Tesla.

baterai sodium-ion CATL
baterai sodium-ion CATL

Menurut perkiraan saat ini, kapasitas baterai CATL diperkirakan akan mencapai lebih dari 670 GWh pada tahun 2025 dan telah diumumkan juga bahwa kapasitas target akan mencapai 1200 GWh per tahun pada akhir tahun 2025 atau tahun 2026.

Perusahaan berencana untuk meningkatkan hingga RMB 45 miliar (Rp 96 Miliar)  secara total dari penawaran ekuitas hingga tidak lebih dari 35 target spesifik untuk mendukung ekspansi lebih lanjut.

Kapasitas baterai lithium-ion CATL pada tahun 2021 adalah 170,39 GWh, dan lini produksi baterai lithium-ion yang telah selesai dan dioperasikan akan memiliki desain gabungan skala kapasitas tahunan sebesar 260 GWh hingga 280 GWh setelah pengoperasian yang stabil.

Pada bulan Agustus 2022 kemarin, CATL juga telah mengumumkan investasi ($7,4 miliar USD) atau sekitar RP 113,7 triliun ke pabrik baterai 100 GWh di Debrecen, Hongaria timur.

Baterai lithium ion arus utama memiliki 200-300 watt-jam per kilogramnya. Tahun 2021 yang lalu, CATL meluncurkan prototipe baterai natrium pertamanya dan mengatakan telah bereksperimen dengan teknologi baru untuk membuat baterai natrium generasi kedua yang dapat mencapai 200 watt-jam per kilogram.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *